BzQbqi7srrl67Hfvhy9V9FxE68wSdBLJV1Yd4xhl

Pengikut

Asas Hukum Administrasi Negara

Asas Hukum Administrasi Negara
Berikut ini asas-asas dalam Hukum Administrasi Negara yang dirangkum dari berbagai sumber yang terdiri dari :
  1. Asas Ne Bis Vexari Rule;
  2. Asas Principle of legality (kepastian hukum);
  3. Asas Principle of proportionality (asas keseimbangan);
  4. Asas Principle of equality (asas kesamaan dalam pengambilan keputusan);
  5. Asas Principle of Carefness (asas bertindak cermat);
  6. Asas Principle of Motivation (asas motifasi untuk setiap keputusan);
  7. Asas Principle of non Minuse of Competence (asas jangan mencampur adukkan kewenangan);
  8. Asas Principle of Fair Play (asas permainan yang layak);
  9. Asas Principle of Resonable or Prohibition of Arbitrariness (asas kewajaran dan keadilan);
  10. Asas Principle of meeting Raised Expectation;
  11. Asas Principle of undoing the Consequence of annule Decision;
  12. Asas Principle of Protecting the personal way of life;
  13. Asas Principle of public service (asas penyelenggaraan kepentingan umum); dan
  14. Asas Kebijaksanaan (Sapientia).
Asas Ne Bis Vexari Rule
Asas ini merupakan asas yang menghendaki agar setiap tindakan administrasi negara harus didasarkan atas undang - undang dan hukum.

Asas Principle of legality
Asas Principle of legality atau kepastian hukum merupakan asas yang menghendaki dihormatinya hak yang telah diperoleh seseorang berdasarkan keputusan badan atau pejabat administrasi negara. Pemerintah dalam menjalankan wewenangnya haruslah sesuai dengan aturan-aturan hukum yang telah ditetapkannya. Pemerintah harus menghormati hak-hak seseoang yang diperoleh dari pemerintah dan tidak boleh ditarik kembali. Pemerintah harus konsekuen atas keputusannya demi terciptanya suatu kepastian hukum.

Asas Principle of proportionality
Asas Principle of proportionality atau asas keseimbangan merupakan asas yang menghendaki proporsi yang wajar dalam penjatuhan hukuman bagi pegawai yang melakukan kesalahan. Adanya keseimbangan antara pemberian sanksi terhadap suatu kesalahan seseorang pegawai, janganlah hukuman bagi seseorang diberikan secara berlebihan dibandingkan dengan kesalahan yang diperbuat, misalnya seorang pegawai baru tidak masuk kerja langsung dipecat, hal ini tidak seimbang dengan hukuman yang diberikan kepadanya. Dengan adanya asas ini maka lebih menjamin terhadap perlindungan bagi pegawai negeri.

Asas Principle of equality
Asas Principle of equality atau asas kesamaan dalam pengambilan keputusan yang dalam menghadapi suatu kasus dan fakta yang sama, seluruh alat administrasi negara harus dapat mengambil keputusan yang sama. Pemerintah senantiasa bertindak secara hati-hati agar tidak menimbulkan kerugian bagi warga masyarakat, misalnya kewajiban pemerintah memberi tanda peringatan terhadap jalan yang sedang diperbaiki, jangan sampai dapat menimbulkan korban akibat jalan diperbaiki.

Asas Principle of Carefness
Asas Principle of Carefness atau asas bertindak cermat merupakan asas yang menghendaki agar administrasi negara senantiasa bertindak hati-hati agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Asas Principle of Motivation
Asas Principle of Motivation atau asas motifasi untuk setiap keputusan yaitu dalam mengambil suatu keputusan, pejabat administrasi negara atau pemerintah harus bersandar pada alasan atau motifasi yang kuat, benar, adil dan jelas sehingga tindakan-tindakan pemerintah harus disertai alasan-alasan yang tepat dan benar

Asas Principle of non Minuse of Competence
Asas Principle of non Minuse of Competence atau asas jangan mencampur adukkan kewenangan yaitu dalam pengambilan suatu keputusan, pejabat administrasi negara jangan menggunakan kewenangan atau kekuasaan. Pemerintah jangan menggunakan wewenang untuk tujuan yang lain selain tujuan yang sudah ditetapkan untuk wewenang itu.

Asas Principle of Fair Play 
Asas Principle of Fair Play  atau asas permainan yang layak maksudnya yaitu agar pejabat pemerintah atau administrasi negara memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada warga negara atau masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan adil. Pemerintah harus memberikan kesempatan yang layak kepada warga masyarakat untuk mencari kebenaran dan keadilan, misalnya memberi hak banding terhadap keputusan pemerintah yang tidak diterima.

Asas Principle of Resonable or Prohibition of Arbitrariness
Asas Principle of Resonable or Prohibition of Arbitrariness atau asas kewajaran dan keadilan maksudnya yaitu dalam melakukan tindakan, pemerintah tidak boleh berlaku sewenang-wenang atau berlaku tidak wajar atau layak. Dalam hal ini pemerintah tidak boleh bertindak sewenang-wenang atau menyalahgunakan wewenang yang diberikan kepadanya untuk kepentingan pribadinya.

Asas Principle of meeting Raised Expectation
Asas Principle of meeting Raised Expectation atau menanggapi harapan yang wajar yaitu asas yang menghendaki agar pemerintah dapat menimbulkan pengharapan-pengharapan yang wajar bagi kepentingan rakyat. Tindakan pemerintah diharapkan dapat menimbulkan harapan-harapan yang wajar bagi yang berkepentingan, misalnya seorang pegawai negeri minta izin untuk menggunakan kendaraan pribadi pada waktu dinas yang kemudian izin yang telah diberikan untuk menggunakan kendaraan pribadi dicabut, tindakan pemerintah demikian dianggap salah atau tidak wajar.

Asas Principle of undoing the Consequence of annule Decision
Asas Principle of undoing the Consequence of annule Decision atau asas yang meniadakan akibat-akibat dari pembatalan suatu keputusan maksdunya yaitu asas ini menghendaki jika terjadi pembatalan atas suatu keputusan, maka yang bersangkutan harus diberi ganti rugi atau rehabilitasi.

Asas Principle of Protecting the personal way of life
Asas Principle of Protecting the personal way of life atau asas perlindungan terhadap pandangan hidup setiap pribadi), hal mana setiap pegawai negeri diberi hak kebebasan untuk mengatur kehidupan pribadinya sesuai dengan pandangan hidup yang dianutnya atau sesuai

Asas Principle of public service
Asas Principle of public service atau asas penyelenggaraan kepentingan umum yang maksudnya yaitu agar pemerintah dalam melaksanakan tugasnya selalu mengutamakan kepentingan umum. Tugas pemerintah untuk mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Pegawai negeri sebagai aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat dan pemerintah menyelenggarakan tugas pemerintah dan pembangunan.

Asas Kebijaksanaan (Sapientia)
Asas Kebijaksanaan (Sapientia) dalam hal ini pejabat administrasi negara senantiasa harus selalu bijaksana dalam melaksanakan tugasnya. Pemerintah dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan undang-undang dan menyelenggarakan kepentingan umum. Unsur bijaksana harus dimiliki oleh setiap pegawai atau pemerintah.

Demikian penjelasan singkat mengenai Asas-Asas Dalam Hukum Administrasi Negara yang dirangkum dari berbagai sumber, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Jika ada pertanyaan atau tanggapan sehubungan dengan artikel ini, silahkan tinggalkan pesan atau komentar di akhir postingan. Kritik dan sarannya sangat diperlukan untuk membantu kami menjadi lebih baik kedepannya dalam menerbitkan artikel. Terima kasih.
Baca Juga:
Erisamdy Prayatna
Blogger | Advocate | Legal Consultant
Father of Muh Al Ghifari Ariqin Pradi

Baca Juga:

1 komentar

  1. apakah ada asas yang menjelaskan kebebasan pejabat administrasi negara dalam penetapan keputusan berdasarkan keputusan sendiri tapi bertentangan dengan legalitas yang ada ?

    BalasHapus
Komentar Anda Membantu Kami Menjadi Lebih Baik. Terima Kasih