BzQbqi7srrl67Hfvhy9V9FxE68wSdBLJV1Yd4xhl

Pengikut

Cara Menghindari Penyalahgunaan Narkoba

Cara Menghindari Penyalahgunaan Narkoba
  1. Dukungan Orang tua dan keluarga; 
  2. Dukungan Teman Sebaya; 
  3. Dukungan Lingkungan; 
  4. Pererat Diri Dengan Keimanan dan Ketakwaan Serta Berbudi Pekerti Luhur;
  5. Membiasakan Diri Berpola Hidup Sehat;
  6. Menolak Bujukan atau Ajakan;
  7. Belajar dengan Sungguh-sungguh;
  8. Mengisi Waktu Luang dengan Kegiatan yang Lebih Bermanfaat; dan
  9. Hindari Tindakan yang Tidak Bermanfaat.
Dukungan Orang Tua dan Keluarga 
Keberadaan orang tua merupakan pendidik utama bagi putra-putrinya sekaligus menjadi figur untuk menjadi panutan, teladan dan yang dihormati. Sebagai orang tua tentunya akan mengharapkan anaknya berlaku dan bertindak dalam kehidupan sehari-harinya terutama di lingkungan teman-teman hadir sebagai sosok seorang anak yang selalu bertindak dan berpikir positif untuk selalu menghindari perbuatan negatif termasuk salah satunya menjauhi penggunaan obat-obat terlarang dan minuman keras (Karsono, 2004). 

Keluarga mempunyai peranan penting dalam perubahan perilaku seseorang. Keluarga adalah unit sosial paling kecil dalam masyarakat yang perannya sangat besar, terlebih pada tahap awal-awal perkembangan yang menjadi landasan bagi perkembangan kepribadian selanjutnya. Adakalanya orang tua bersikap sebagai patokan, sebagai contoh atau model dasar agar ditiru dan kemudian akan meresap dalam dirinya menjadi bagian dari kebiasaannya bersikap dan bertingkah laku atau bagian dari kepribadiannya. 

Hubungan antar pribadi dalam keluarga yang meliputi pula hubungan antar saudara menjadi faktor yang penting terhadap perilaku agar terjamin hubungan yang baik dalam keluarga dibutuhkan peran aktif dari orang tua untuk membina hubungan-hubungan yang serasi dan harmonis antar semua pihak dalam keluarga (Gunarsa, 1991). 

Dukungan Teman Sebaya 
Lingkungan pergaulan untuk anak adalah sesuatu yang harus dimasuki karena di lingkungan pergaulan seseorang bisa terpengaruh ciri kepribadiannya karena lingkungan pergaulan yang sewajarnya menjadi perhatian agar bisa menjadi lingkungan yang baik dan bisa meredam dorongan-dorongan negatif atau patologis pada anak dan remaja (Gunarsa, 1991). 

Dalam rangka melepaskan keterikatan dengan orang tua, remaja membutuhkan teman untuk bersosialisasi sehingga agar dapat diterima dalam suatu kelompok yang akan dimasukinya, remaja harus mengikuti kebiasaan kelompok tersebut yang apabila dalam kelompok tersebut penggunaan narkoba merupakan suatu kebiasaan, maka yang bersankutan juga akan ikut menggunakan narkoba untuk mempermudah interaksi sosialnya (vehicle of social interaction) (Joewana, 2005). 

Dukungan Lingkungan 
Faktor lingkungan meliputi lingkungan rumah, sekolah, tempat kerja, tempat bermain dan sebagainya. Faktor lingkungan rumah yang kondusif terhadap perilaku akibat penggunaan narkoba antara lain komunikasi orang tua dan anak yang kurang efektif, orang tua yang terlalu sibuk, hubungan ayah dan ibu yang tidak harmonis atau adanya anggota keluarga lain yang sudah terlebih dahulu menggunakan narkoba. Lingkungan sekolah yang kondusif terhadap perilaku akibat penggunaan narkoba antara lain sekolah yang kurang disiplin, banyak jam pelajaran kosong, tidak ada fasilitas untuk menyalurkan hobi dan kreativitas siswa (Joewana, 2005). 

Lingkungan sosial yang tidak menentu akibat perubahan sosial yang cepat juga merupakan faktor yang kondusif terhadap perilaku akibat penggunaan narkoba. Lingkungan sosial dengan berbagai ciri khususnya memegang peran penting dalam munculnya corak dan gambaran kepribadian. Apalagi kalau tidak didukung oleh kemantapan dari kepribadian dasar yang terbentuk dalam keluarga. Dalam kondisi seperti ini amat mudah timbulnya sikap yang menjadi ciri dari kehidupan masyarakat seperti individualis, kompetitif dan materialistis (Gunarsa, 1991).

Pererat Diri Dengan Keimanan dan Ketakwaan serta Berbudi Pekerti Luhur
Aktif mengikuti kegiatan keagamaan baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan masyarakat diharapkan dapat membentuk pribadi yang beriman dan bertakwa. Pribadi yang beriman dan bertakwa merupakan pribadi yang tangguh dan paling aman dari bahaya narkoba. Pribadi yang beriman akan menumbuhkan budi pekerti dan perilaku yang terpuji antara lain:
  1. Dapat membedakan yang benar dan yang salah;
  2. Dapat menjauhi sesuatu yang membahayakan;
  3. Hormat kepada orang tua, guru, dan yang lebih tua serta sayang kepada yang lebih muda;
  4. Berperilaku baik, tidak melanggar aturan yang berlaku di rumah, di sekolah, dan aturan di masyarakat;
  5. Pribadi ramah dan terbuka;
  6. Menghargai teman sesama;
  7. Menghargai waktu; dan
  8. Awali dan akhiri setiap kegiatan yang bermanfaat dengan berdoa baik ketika sendirian atau bersama-sama seperti sebelum dan sesudah pelajaran dilaksanakan.
Membiasakan Diri Berpola Hidup Sehat
Membiasakan diri berpola hidup sehat dapat mendorong untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Kegiatan hidup sehari-hari yang teratur dari mulai bangun pagi, mandi, ibadah, makan dengan menu sehat, pergi ke sekolah, olahraga atau bermain, belajar di rumah, tidur dengan teratur dan lain sebagainya akan dapat menangkal gangguan penyalahgunaan narkoba. Jiwa yang sehat tercermin pada kepribadian yang sehat. Adapun ciri-ciri kepribadian yang sehat antara lain seperti berikut:
  1. Patuh melaksanakan peribadahan dengan teratur;
  2. Disiplin;
  3. Banyak kawan dan disukai sesama teman;
  4. Mudah bergaul dan menyenangkan;
  5. Jujur, tidak suka berbohong;
  6. Punya rasa humor;
  7. Mampu mengungkapkan perasaan;
  8. Ulet, tekun, dan tidak cepat putus asa;
  9. Penuh optimisme dan harapan;
  10. Yakin apa yang dilakukan;
  11. Waspada terhadap bahaya yang akan menimpa.
Menolak Bujukan atau Ajakan
Tolaklah bujukan teman atau siapa pun juga yang menawarkan narkoba walaupun sekedar coba-coba. Ingat akibat penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan jasmani dan rohani kita, masa depan sekolah kita, ekonomi keluarga dan masa depan bangsa kita.

Belajar dengan Sungguh-sungguh
Berprestasi akan mempermudah langkah kita menuju cita-cita masa depan yang gemilang. Jangan biarkan cita-cita yang kita harapkan lepas gara-gara narkoba. Berusaha menjadi yang terbaik atau menjadi pilihan dan berprestasi di berbagai kegiatan sekolah adalah sesuatu yang mungkin dan bisa terjadi kalau betul-betul kita lakukan dengan sepenuh hati.

Untuk itu ketekunan, kesabaran, penuh disiplin dan bekerja keras dalam belajar serta mencontoh teladan yang baik dari pengalaman teman, guru, orang tua, para tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh terkenal lainnya akan membantu kita menjadi orang berprestasi. Kesungguhan mengejar cita-cita dan harapan masa depan akan menutup jalan berkeinginan untuk berbuat yang tidak bermanfaat seperti terpengaruh ajakan penyalahgunaan narkoba dan lain-lain.

Mengisi Waktu Luang dengan Kegiatan yang Lebih Bermanfaat
Turut aktif mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih bermanfaat melalui kelompok pengembangan minat bakat, kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini dapat membantu menekan keinginan pada hal-hal yang tidak berguna seperti: tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkoba, dan sebagainya. Pengembangan minat dan bakat yang dimiliki dalam bidang kegiatan tertentu seperti kepemimpinan, keterampilan, teknologi dan ilmu pengetahuan, olahraga, kesenian, dan bakat minat lainnya merupakan kegiatan yang bermanfaat, efektif, dan efisien membantu tercapainya hasil pembelajaran di sekolah.

Manfaatkan sebaik-baiknya fasilitas kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah dengan sebaik-baiknya seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), olahraga, seni, dan kelompok-kelompok kegiatan lainya dengan meminta bantuan pembinaan dan bimbingan dari guru pembina di sekolah.

Hindari Tindakan yang Tidak Bermanfaat
Mempertimbangkan terlebih dahulu untung dan ruginya bagi diri dan lingkungan sebelum bertindak merupakan wujud kesadaran Anda dalam memperjuangkan keberhasilan belajar. Hindari tindakan yang tidak bermanfaat seperti tawuran antarpeserta didik, corat-coret di sembarang tempat, mencegat kendaraan umum dengan kekerasan, dan sebagainya. Hilangkan sifat-sifat saling membenci, saling hina menghina sesama kawan dan teman. Jadikanlah teman pelajar sebagai saudara kita berjuang dalam belajar dan modal persatuan dan kesatuan demi masa depan bangsa.

Demikian penjelasan singkat mengenai Cara Menghindari Penyalahgunaan Narkoba yang dirangkum dari berbagai sumber, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Jika ada pernyaan atau tanggapan sehubungan dengan artikel ini, silahkan kirimkan pesan atau tinggalkan komentar di akhir postingan. Kritik dan sarannya sangat diperlukan untuk membantu kami menjadi lebih baik kedepannya dalam menerbitkan artikel. Terima kasih.
Baca Juga:
Erisamdy Prayatna
Blogger | Advocate | Legal Consultant
Father of Muh Al Ghifari Ariqin Pradi

Baca Juga:

1 komentar

  1. Pergaulan bebas adalah faktor utama dari penyalahgunaan narkoba. Terkadang dengan indikasi status "tidak setia kawan" menjadikan orang lain dengan terpaksa untuk mencobanya. Sayangnya efek candu yang diberikan sangat berdampak, sehingga mencobanya sekali saja dapat menyebabkan candu yang berlebihan.

    BalasHapus
Komentar Anda Membantu Kami Menjadi Lebih Baik. Terima Kasih