BzQbqi7srrl67Hfvhy9V9FxE68wSdBLJV1Yd4xhl

Pengikut

Aspek-Aspek Kualitas Pelayanan Perawat

Aspek-Aspek Kualitas Pelayanan Perawat
Menurut Heather (1962), kualitas pelayanan keperawatan adalah kualitas yang berkaitan dengan pemberian perawatan yang harus tersedia, dapat diterima, menyeluruh, berkelanjutan dan di dokumentasikan (Budiastuti, 2002). 

Kualitas perawatan adalah aplikasi pengetahuan medis yang tepat bagi perawatan pasien sambil menyeimbangkan risiko-risiko yang melekat pada intervensi keperawatan dan keuntungan yang diharapkan dari intervensi keperawatan (Gillies, 1989). 

Pelayanan keperawatan dikatakan berkualitas apabila pelayanan keperawatan yang diberikan sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk mengukur seberapa baik kualitas pelayanan keperawatan yang diberikan diperlukan suatu indikator klinik kualitas pelayanan keperawatan (Depkes, 2008). 

Dari batasan-batasan mengenai pengertian tersebut di atas, maka dapat disimpulkan pengertian kualitas pelayanan keperawatan adalah pelayanan keperawatan yang dilakukan perawat sesuai dengan standar profesi yang ditetapkan berdasarkan indikator pelayanan keperawatan yang menunjukkan tingkat kemampuan pelayanan keperawatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien. 

Kualitas pelayanan keperawatan yang baik berarti pasien mendapat layanan yang cepat, diagnosis dan terapi yang tepat, keramah tamahan yang cukup, pelayanan administrasi yang cepat dan biaya yang terjangkau. Dengan demikian pelayanan yang diberikan adalah untuk memenuhi keinginan pelanggan (Sedarmayanti, 2000).



Pada penelitian yang dilakukan Parasuraman, Zeithaml, Berry dan Leonard (1988) dari 10 dimensi service quality yang dihasilkan dari penelitian sebelumnya ditemukan inti sari dari kualitas layanan yang dilebur menjadi 5 (lima) dimensi dari service quality yang dikenal sebagai SERVQUAL, yaitu sebagai berikut di bawah ini:
  1. Tangibles;
  2. Reliability;
  3. Responsiveness;
  4. Assurance; dan
  5. Empathy.
Tangibles
Tangibles atau bukti fisik yaitu kemampuan suatu perusahaan dalam menunjukkan eksistensinya pada pihak eksternal. Penampilan dan kemampuan sarana dan prasarana fisik perusahaan dan keadaan lingkungan sekitarnya adalah bukti nyata dari pelayanan yang diberikan oleh pemberi jasa yang dalam hal ini meliputi:
  1. Fasilitas Fisik (gedung, ruangan, dan lainnya); dan
  2. Teknologi (peralatan dan perlengkapan yang dipergunakan)
Reliability
Reliability atau keandalan yaitu kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanan sesuai yang dijanjikan secara akurat dan terpercaya. Dalam hal ini harus sesuai dengan harapan pelanggan yang berarti kinerja yang tepat waktu, pelayanan tanpa kesalahan, sikap simpatik dan dengan akurasi tinggi. 

Responsiveness 
Responsiveness atau ketanggapan yaitu suatu kemauan perusahaan untuk membantu dan memberikan pelayanan yang cepat (responsive) dan tepat kepada pelanggan dan dengan penyampaian informasi yang jelas. Joewono (2003) mengatakan salah satu aspek kualitas pelayanan adalah cepat tanggap, aspek yang menunjukkan kecepatan perusahaan dalam menanggapi kebutuhan konsumen. 

Assurance
Assurance atau jaminan dan kepastian yaitu pengetahuan, kesopan santunan dan kemampuan para pegawai perusahaan untuk menumbuhkan rasa percaya pelanggan kepada perusahaan. Adapun dalam hal ini terdiri dari komponen: 
  1. Komunikasi (Communication);
  2. Kredibilitas (Credibility);
  3. Keamanan (Security);
  4. Kompetensi (Competence); dan 
  5. Sopan santun (Courtesy). 
Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2002) menyebutkan bahwa aspek dasar kualitas pelayanan keperawatan meliputi aspek penerimaan, perhatian, tanggung jawab, komuniksi dan kerjasama. Joewono (2003) menyampaikan bahwa dalam kualitas pelayanan adanya aspek kemudahan bertransaksi, memperoleh informasi dan mudah menghubungi atau mengakses petugas atau staf. 

Empathy
Empathy, yaitu memberikan perhatian yang tulus dan bersifat individual atau pribadi yang diberikan kepada pelanggan dengan berupaya memahami keinginan konsumen dimana suatu perusahaan diharapkan memiliki suatu pengertian dan pengetahuan tentang pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan secara spesifik, serta memiliki waktu pengoperasian yang nyaman bagi pelanggan. 



Menurut Kuswadji (Antis, 2004) menambahkan bahwa aspek-aspek kualitas pelayanan perawat terdiri dari: 
  1. Pelayanan yang kompleks
    Pelayanan yang diberikan harus meliputi pelayanan promosi kesehatan, pencegahan (preventif), pengobatan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitative).
  2. Pelayanan Terpadu
    Pelayanan terpadu yaitu pelayanan yang dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pasien yang sesuai dengan standar profesi yang diterapkan. 
  3. Penjamin Kualitas
    Dimana ada proses kegiatan yang terencana yang didasarkan pada pengamatan penyempurnaan pelayanan dengan tujuan untuk memperbaiki standar pelayanan pasien secara berlanjut. 
  4. Adanya Kesesuaian
    Pelayanan dianggap berkualitas apabila sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat. 
  5. Pemahaman
    Pemahaman pasien juga menetukan bagaiman pasien menilai mutu suatu pelayanan. 
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa aspek-aspek kualitas pelayanan perawat yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Pelayanan yang kompleks, Pelayanan Terpadu, Penjamin Kualitas, Adanya Kesesuaian, dan Pemahaman.

Menurut pendapat yang dikemukakan oleh Parasuraman, Zeithaml, Berry dan Leonard (1988) yang menyatakan bahwa ciri-ciri dari kualitas pelayanan perawat adalah sebagai berikut:
  1. Kualitas jasa sangat sulit untuk dilakukan evaluasi dibandingkan dengan kualitas barang;
  2. Kualitas jasa merupakan perbandingan hasil dari pandangan konsumen atau harapan dan kenyataan;
  3. Kriteria untuk menentukan jasa akhirnya dikembalikan kepada konsumen sendiri. Pandangan pada suatu kualitas pelayanan dimulai bagaimana penyedia jasa dapat memenuhi harapan konsumen . 
Berdasarakan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri kualitas pelayanan perawat yaitu kualitas jasa sangat sulit untuk dilakukan evaluasi, kualitas jasa merupakan perbandingan hasil dari pandangan konsumen, kriteria untuk menentukan jasa akhirnya dikembalikan kepada konsumen sendiri.

Demikian penjelasan singkat mengenai Aspek-Aspek Kualitas Pelayanan Perawat yang dirangkum dari berbagai sumber, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Jika ada pertanyaan atau tanggapan sehubungan dengan artikel ini, silahkan tinggalkan pesan atau komentar di akhir postingan. Kritik dan Sarannya dibutuhkan untuk menjadikan kami lebih baik dalam menerbitkan artikel. Terima kasih.
Baca Juga:
Erisamdy Prayatna
Blogger | Advocate | Legal Consultant
Father of Muh Al Ghifari Ariqin Pradi

Baca Juga:

Posting Komentar